Profesi Keuangan

Profesi Akuntan Publik Indonesia Dalam Kondisi Kritis

Profesi Akuntan Publik Indonesia Dalam Kondisi Kritis

Menelisik data di bawah ini pengurus IAPI saat ini dipadang gagal dalam mengelolaan IAPI dilihat dengan pertumbuhan jumlah Akuntan publik yang sangat sedikit. Pengurus IAPI dilihat tidak mampu menembah minat masyarakat untuk menjadi Akuntan Publik.

Menyebab bisa jadi di karenakan banyaknya tahapan yang harus dilalui oleh seseorang untuk menjadi akuntan publik, bahkan yang telah memiliki sertifikat CPA sekalipun harus melalui 2 tahapan ujian lagi untuk mendapatkan rekomendasi di IAPI untuk membuka menjadi AKuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik. Sepertinya tidak ada gebrakan yang luar biasa dari pengurusan saat ini dalam menyikapi angka-nagka yang rendah ini. Disisi lain acaman dari AKuntan asing makin menganga. Pada berita CNN Indonesia tertanggal 11 November 2020 Presiden Joko Widodo (Jokowi) penambah biaya baru untuk pendaftaran akuntan profesional asing sebesar Rp9 juta per izin per orang. Izin berlaku untuk 3 tahun. 

Itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2018 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Keuangan. 

Dalam PP Nomor 3 Tahun 2018 biaya pendaftaran itu tidak ada.  Setelah izin selesai, akuntan profesional asing perlu memperpanjang izinnya dan akan dikenakan biaya lagi. Biaya perpanjangan pendaftaran akuntan profesional asing dipatok Rp8,5 juta per orang per tiga tahun.

Padahal masih ada 2.400 CPA Indonesia sedang antri melewati kesulitan untuk mendapatkan Izin AP dengan berbagai persyaratan yang rasanya di buat-buat. Tak heran Forum Komunikasi CPA Non AP begitu geram hingga menyurati IAPI sampai 3 kali akan tetapi tidak mendapatkan tanggapan yang berarti bahkan satupun suratnya tidak di balas seperti tidak di anggap. Melihat kenyataan ini maka Forum Komunikasi CPA No AP akan menempuh jalur hukum akan menggugat pihak-pihak yang dipandang merugikan 2.400 anggota CPA yang ada saat ini.

Saat ini proses pengumpulan surat kuasa dan penggalangan dana  terus berjalan dan semangat para CPA Non AP untuk mebawa penyelesaian ini ke jalur hukum semakin bulat melihat itikad Pengurus IAPI dalam menyikpai masalah ini.