Pendidikan

Akuntansi Kehidupan

Akuntansi Kehidupan

Disesi Ngajar kadanga saya suka guyon, kepada mahasiswa di kelas di di dunia ini hanya dua ilmu masuk kesemua lini pertama ilmu agama dan kedua ilmu akuntansi, ilmu agama itu memang besik ilmu bagi manusia yang bertuhan, sesuai dengan konstitusi pancasila sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa itu sudah menunjukan negara saja dasarnya ketuhanan yang terfleksi pada paham-paham agama. Kedua ilmu akuntansi, akuntansi itu ilmu soal kesimbangan, pencatatat, dan pembukuan. Kita fokus pada hal pencatatan yang berbasis pada Debit dan Kredit yang di sebut Doble Entry. Nah dalam konsep hidup kita selalu mempakai konsep Doble Entry jika ingin hidup seimbang, seperti kadang kita harus memberi dan kadang kita harus menerima, kadang kita kelebihan sesuatu akan tetapi kekurangan disatu sisi lainnya, banyak orang kelebihan uang akan tetapi kekurangan waktu istirahat. Maka kesimpulan di dunia ini tak ada yang lepas dari konsep Debit Kredit itu untuk sebuah yang di katakan normal dan seimbang.

Jika seorang yang normal maka langka kiri kanannya seimbang, kalau hanya salah satu saja yang melangkah dan yang lain di seret terkadang langsung kawan bilang inilah ciri-ciri orang kena strock. Belajar dari filosofi ini bahwa orang yang memahami Akuntansi adalah orang yang memahami kehidupan yang normal. Normal belum berarti benar karena kebenaran hal lainnya, akan tetapi normal pasti akan mendekati kewajaran, makanya orang memahami akuntansi maka ia akan berperilaku sewajarnya saja dalam banyak hal. Wajar ini memang seperti sebuah penilaian yang memiliki rentang yang panjang akan tetapi bersifat garis lurus dalam konteks informasi yang lengkap. Tindakan sesorang akan dibilang wajar atau tidak jika ia bisa menjelaskan dengan baik dan terbuka semua alasan dari tindakannya, maka ia harus selalu berperilaku Full Disclousur dalam tindakannya, Full Disclousure akan tercapai dalam bentuk kejujuran yang nyata dalam kehidupan.

Begitu juga saat kita menerima sesuatu maka terkadang kita harus mengeluarkan sesuatu untuk hal tersebut untuk menjaga kelangsuang proses yang telah terjadi.