Audit Keuangan

CPA Non AP Harus Diberi Izin Sebagai Pimpinan Cabang KAP

CPA Non AP Harus Diberi Izin Sebagai Pimpinan Cabang KAP

CPA No AP a.ka CPAI
CPA Non AP merupakan sebuah jenjang sertifikasi untuk menunju Akuntan Publik. Model ini sebenarnya strategi IAPI dalam mempertahankan keanggotaan loyalis karena kalau orang sudah sampai sini merasa akan sudah dekat di ujung padahal satu tahap lagi itu bukan sesuai yang sulit. CPA Non AP ini sebenranya perubahan dari CPAI yang di buat IAPI dimana orang-orang dulu yang memiliki registered negara dan Memiliki pengalaman Kerja audit yang cukup di lakukan wiver dengan cara mengikuti training maraton selama 2 hari kemudia di uji di akhir dan dapatlah gelar CPAI.

Sebenarnya CPAI dan CPA Non AP ini tidak jelas benefit komersialnya sampai saat ini, coba bayangkan untuk sign sudah pasti tidak bisa, paling ini hanya mempercantik kartu nama berharap daya jual pribadi meningkat. Kalau kita lihat penyebaran kantor Akuntan Publik sebagain besar berpusat di Pulau Jawa terutama Jakarta, sudah waktu cabang-cabang KAP diperbanyak dengan memberikan izin kepada CPA No AP sebagai pimpinan Cabang KAP di Daerah Mereka Masing-masing, soal Sign Mereka bisa ke kantor pusatnya paling tidak untuk represtasi office mereka punya kebanggan dan peluang dalam mengembangkan jasa ini.

Kondisi saat ini

CPA Non AP ini sebagai besar merupakan sudah lama menjadi konsultan bahkan auditor aktif dan sebagian besar mereka sudah memiliki kantor sendiri mungkin dengan nama pribadi atau bahkan dengan nama PT, akan tetapi demi bisa mengelola klien audit maka mereka bargabung nama atau komitmen dengan KAP akan tetapi secara prakteknya mereka secara mandiri mengelola semuanya, mulai dari mencari klien, mengkoordinir tim, Mengerjakan audit sampai selesai, merek butuh kominaksih ke KAP dalam urusan Administrasi tagihan, Opini dan kertas Kerja, akan tetapi mereka tidak bisa pasang logo. Kondisi ini menurut saya tidak baik bagi profesi ini masak seorang profesional seperti tidak punya identitas, padahal mereka memiliki Sertifikasi dan gelar CPA No AP.

Saya untuk hal ini mengkritisi IAPI dan PPPK yang tidak perduli dengan nasib CPA No AP dan keberlangsuang profesi ini dengan mengabaikan konsep legalitas ini. Makanya banyak beredar isu KAP Palsu, KAP ilegal karena klien melihat tak ada logo dan Brand sedang suatu kantor mengadakan aktivitas audit yang jelas secara legal on behalf KAP yang jelas. Dengan memberikan izin membuka Cabang kepada CPA non AP ini akan mempersempit ruang gerak auditor Nakal secara legalitas. Jika terbentur dengan AD/ART mungkin sudah saatnya AD/ART dari IAPI direvisi besar-besaran sehingga mengakomodir semua kepentingan Anggota, ingat ANggota butuh income buat Bayar PPL dan Iyuran Tahunan Mereka sedangkan Asosiasi Tidak membuka peluang bsinis untuk Anggota. Jika tidak ada dasar Hukum Maka PPPK Bisa mengajukan Kepada Menteri Keuangan untuk Menerbitkan PMK terkait izin ini.

Membuat sebuah gelar sertifikasi sangatlah mudah bagi sebuah asosiasi yang di akui negara, akan tetapi membuat ia bernilai dan mendatangkan menfaat bagi pemegangnya itu yang tidak sanggup diberikan oleh IAPI selaku asosiasi.

Lihat investasi yang telah dikeluarkan anggota, kemudian pertanyaan selanjutanya apa manfaat dari setiap tingkat sertifikasi ini bagi anggota, maka IAPI harus bertanggungjawab terkait ini.