Pendidikan

Manfaat Menulis Esai Bagi Akuntan

Manfaat Menulis Esai Bagi Akuntan

Di dunia penulisan, menulis sebuah karangan tentu tidak asing bagi kita semua. Ada karangan dalam bentuk karya fiksi, ada juga karya non-fiksi. contoh salah Satu karangan non-fiksi yang tidak asing bagi kalangan akademis, salah satunya adalah esai. Mungkin hampir semua orang, entah secara sadar atau tidak pasti, pernah membaca sebuah esai. Dalam membuat esai ada beberapa aturan yang harus diikuti. Selain itu, esai juga memiliki berbagai jenis, tergantung pada tujuan esai yang ditulis. Pada kesempatan ini saya mengajak para Akuntan untuk mulai belajar atau membiasakan diri dalam menulis Esai, esai bisa di tulis di https://akuntansi.or.id/ , rekan-rekan tinggal membuat akun secara gratis dan mulai menulis esai. 

Apa itu Esai?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), esai adalah sebuah karangan atau tulisan yang membahas masalah sepintas dari sudut pandang pribadi penulis. Dari pemahaman ini, kita dapat menyimpulkan bahwa esai adalah tulisan yang mengandung pendapat dan bersifat subjektif atau argumentatif. Pandangan pribadi ini harus logis dan dipahami dengan baik. Tidak hanya itu, argumen yang disajikan dalam esai harus didukung oleh fakta, sehingga esai tidak menjadi tulisan fiktif atau imajinasi belaka dari si penulis. Tujuan penulisan esai adalah untuk membuat orang percaya pada sudut pandang penulis tentang suatu masalah. Karena itu, harus ada data atau fakta yang mendukung.

Manfaat Menulis Esai

Bagi Profesi Akuntan yang juga banyak melakukan Korespondensi tentunya membiasakan menulis akan mengasah dan menambah kemampuan dalam menyusun kata-kata, Misalnya dalam membuat temuan audit maka kemampuan menulis esai sangat di butuhkan sehingga bisa menyampaikan pesan dengan tepat berdasrkan data-data yang ada, dalam menulis Management Letters tidak kalah pentingnya sehingga saran tersampaikan dengan baik tanpa ada nada paksaan di dalamnya.

Tidak perlu malu jika tulisan anda belum bagus, karena kesempurnaan itu muncul dari proses latihan secara terus menerus dan konsisten. Tidak ada sebuah kemampuan yang tumbuh hebat tanpa latihan secara konsisten. Biasakan terbuka dengan masukan dan kritik, jika ada yang mengkrtik tulisan anda maka anggap itu sebuah loncatan untuk lebih baik, jangan langsuang Down dan berhenti menulis. Dalam menulis harus mencari fokus yang akan di tulis dan di pahami, hal yang paling mudah adalah hal-hal paling dekat dengan diri sendiri, seperti hobi, pekerjaan, dunia profesi dan lain sebagainya.

 

Hidayatullah,SE.,Msi.,Mkom.,Ak.,CA.,CPA

Dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi Bisnis 

Universitas Mercubuana Jakarta